Rabu, 28 November 2012

BELAJAR MENJADI ISTRI YANG SHALEHAH

Apa arti menjadi isteri shalehah...?
Berbagai pandangan dan jawaban mampu kita tafsirkan...

Kita menyingkap kembali sejarah Nabi Ibrahim sewaktu baginda menziarahi menantunya...
Ketika itu puteranya Nabi Ismail tidak berada di rumah, sedangkan isterinya belum pernah bertemu bapak mertuanya...
Ketika Nabi Ibrahim tiba di rumah anakny
a itu, terjadilah dialog antara Nabi Ibrahim dan menantunya...

Nabi Ibrahim : Siapakah kamu...?
Menantu : Aku isteri Ismail...
Nabi Ibrahim : Di manakah suamimu Ismail...?
Menantu : Dia pergi berburu...
Nabi Ibrahim : Bagaimanakah keadaan hidupmu sekeluarga...?
Menantu : Oh.. kami semua dalam kesempitan dan (mengeluh) tidak pernah senang dan lapang...
Nabi Ibrahim : Baiklah...! Jika suamimu pulang... Sampaikan salamku padanya... Katakan padanya tukar tiang pintu rumahnya (sebagai kiasan agar menceraikan isterinya)...
Menantu : Ya..baiklah...

Setelah Nabi Ismail pulang dari berburu... Isterinya terus menceritakan tentang orang tua yang telah singgah di rumah mereka...
Nabi Ismail : Apa saja yang ditanya oleh orang tua itu...?
Isteri : Dia bertanya tentang keadaan hidup kita...
Nabi Ismail : Apa jawabanmu...?
Isteri : Aku ceritakan kita ini orang susah... Hidup kita selalu dalam kesempitan..tidak pernah senang...
Nabi Ismail : Apakah dia berpesan sesuatu...?
Isteri : Ya ada... Dia berpesan agar aku menyampaikan salam kepadamu... Serta meminta kamu menukar tiang pintu rumahmu...
Nabi Ismail : Sebenarnya dia itu ayahku... Dia menyuruh kita berpisah... Sekarang kembalilah kau kepada keluargamu...

Ismail pun menceraikan isterinya yang suka mengeluh... tidak berterima kasih..serta tidak bersyukur pada takdir Allah Swt...
Sanggup pula membuka rahasia rumah tangga kepada orang lain...

Tidak lama setelah itu..Nabi Ismail menikah lagi...
Setelah sekian lama..Nabi Ibrahim datang lagi ke Makkah dengan tujuan menziarahi anak dan menantunya...

Terjadilah kembali pertemuan antara mertua dan menantu yang saling tidak mengenali...
Nabi Ibrahim : Dimana suamimu...?
Menantu : Dia tidak sedang dirumah... Dia sedang berburu...
Nabi Ibrahim : Bagaimana keadaan hidupmu sekeluarga...?
Mudah-mudahan dalam kesenangan...?
Menantu : Syukur kepada tuhan..kami semua dalam keadaan sejahtera... Tiada yang kurang...
Nabi Ibrahim : Baguslah kalau begitu...
Menantu : Silalah duduk..Boleh saya hidangkan sedikit makanan...
Nabi Ibrahim : Apa yang ingin kau hidangkan...?
Menantu : Ada sedikit daging... Tunggulah saya sediakan minuman dahulu...
Nabi Ibrahim : (Berdoa) Ya Allah...! Ya Tuhanku...! Berkatilah mereka dalam makan minum mereka...
(Berdasarkan peristiwa ini..Rasulullah beranggapan keadaan mewah negeri Makkah adalah berkat doa Nabi Ibrahim)...
Nabi Ibrahim : Baiklah... Nanti apabila suamimu pulang sampai- kan salamku kepadanya... Suruhlah dia menetapkan tiang pintu rumahnya... (sebagai kiasan untuk mengekalkan isteri Nabi Ismail)...

Ketika Nabi Ismail pulang dari berburu... seperti biasa dia bertanya seputar siapa datang datang mencarinya...
Nabi Ismail : Adakah yang datang sewaktu aku tidak berada di rumah...?
Isteri : Ya... ada Seorang tua yang baik rupanya dan perwatakannya sepertimu...
Nabi Ismail : Apa katanya...?
Isteri : Dia bertanya tentang keadaan hidup kita...
Nabi Ismail : Apa jawabanmu...?
Isteri : Aku katakan kepadanya hidup kita dalam keadaan baik..tak ada apapun yang kurang... Aku ajak juga dia makan dan minum...
Nabi Ismail : Apakah dia berpesan sesuatu...?
Isteri : Ada... dia kirim salam buatmu dan menyuruh kau
mengekalkan tiang pintu rumahmu...
Nabi Ismail : Oh begitu... Sebenarnya dialah ayahku... Tiang pintu yang dimaksudkannya itu ialah dirimu yang dimintanya untuk aku kekalkan.
Isteri : Alhamdulillah... syukur...

Kisah ini sungguh menyentuh jiwa... kita juga tentu merasakan dan mengalami sendiri ujian hidup berumahtangga yang senantiasa diperlukan kesabaran...

Biisakah menegaskan kepada diri sendiri bahwa isteri shalehah itu sepatutnya ‘SABAR DIHATI DAN SYUKUR PADA WAJAH'...
Darisini akan terpancar ketenangan setiap kali suami berhadapan dengan isteri shalehah...

Isteri shalehah tidak cerewet dan tidak mudah mengumpat...
Isteri shalehah hendaklah senantiasa bersyukur dalam keadaan senang maupun susah... agar Allah menambahkan lagi rahmat-Nya...

Seperti firman-Nya...

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur... pasti Aku tambahkan nikmat-Ku kepadamu... Dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku..maka sesungguhnya azab-Ku amat pedih.” (Surah Ibrahim, ayat 7)

Untuk menambahkan kegigihan berusaha menjadi isteri shalehah... ingatlah hadis Rasulullah Saw...

“Sampaikanlah kepada siapa yang engkau temui dari kaum wanita... bahwasanya taat kepada suami serta mengakui haknya adalah menyamai pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.. .tapi sangat sedikit sekali golongan kamu yang dapat melakukan demikian.” (Riwayat Al-Bazzar dan Ath-Thabrani)

Untuk menjadikan diri sebagai isteri shalehah,.. hati hendaklah senantiasa dipenuhi dengan kasih sayang rabbani... (sen)

PERKARA YANG ALLAH BENCI TERHADAP WANITA

Ali r.a. meriwayatkan sebagai berikut: "Saya bersama Fatimah berkunjung kerumah Rasulullah dan kami temui beliau sedang menangis. Kami bertanya lepada beliau, "mengapa tuan menangis wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "pada malam aku di Isra'kan kelangit, daku melihat orang sedang mengalami berbagai penyeksaan, maka bila teringatkan mereka aku menangis." Saya bertanya lagi, "wahai Rasulullah apakah yang tuan lihat?" Beliau bersabda:

1.Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih.

2.Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangannya dipaut dari punggungnya sedangkan aspal yang mendidih dari neraka dituangkan ke kerongkongnya.

3.Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya sedangkan air getah kayu zakum dituang ke kerongkongnya.

4.Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tangannya ke arah ubun2 kepalanya serta dibelit dibawah kekuasaan ular dan kala jengking.

5.Wanita yang memakan badannya sendiri serta dibawahnya tampak api yang menyala-nyala dengan hebatnya.

6.Wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka.

7.Wanita yang bermuka hitam dan memakan ususnya sendiri.

8.Wanita yang tuli, buta da bisu dalam peti neraka sedang darahnya mengalir dari rongga badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.

9.Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan kaldai yang mendapat berjuta jenis siksaan.

Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, "Wahai ayahku, cahaya mata kesayanganku... Ceritakanlah kepada ku apakah amal perbuatan wanita-wanita itu." Rasulullah s.a.w bersabda, "Wahai Fatimah, adapun tentang :

1. Wanita yang digantung dengan rambutnya karena dia tidak menjaga rambutnya (tidak memakai jilbab) dikalangan lelaki.

2. Wanita yang digantung dengan lidahnya karena dia menyakiti hati suaminya dengan kata-katanya.

3. Kemudian Nabi SAW bersabda: "Tidak seorang wanita yang menyakiti hati suaminya melalui kata-katanya, kecuali Allah akan membuatnya mulutnya kelak dihari kiamat, selebar 70 zira' kemudian akan mengikatnya dibelakang lehernya.

4. Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya karena dia menyusui anak orang lain tanpa izin suaminya.

5. Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tangannya itu karena dia keluar rumah tanpa izin suaminya, tidak mandi wajib dari haidh dan nifas.

6. Adapun wanita yang memakan badannya sendiri karena suka bersolek untuk dilihat lelaki lain serta suka membicarakan keaiban orang.

7. Adapun wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka karena dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang yang banyak dengan maksud supaya orang melihat perhiasannya dan setiap orang jatuh cinta padanya karena melihat perhisannya.

8. Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai ke ubun-ubunnya dan dibelit oleh ular dan kala jengking karena dia mampu mengerjakan sholat dan puasa. Tetapi dia tidak mau berwudhu dan tidak sholat serta tidak mau mandi wajib.

9. Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti keledai karena dia suka mengadu-domba (melaga-lagakan orang) serta berdusta.

10. Adapun wanita yang berbentuk seperti anjing karena dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.

Dan ada diantara isteri nabi-nabi yang mati dalam keadaan tidak beriman karena mempunyai sifat yang buruk. Walaupun mereka adalah isteri manusia yang terbaik dizaman itu. Di antara sifat buruk mereka:

1.Isteri Nabi Nuh suka mengejek dan mengutuk suaminya.

2.Isteri nabi Luth suka bertandang ke rumah orang.

Azab Buat Perempuan Yang Tidak Mau Berhijab


Bismillaahir Rahmaanir Rahiim

Wahai Saudariku, kami mengingatkan sebuah pesan dari Nabi Kita, Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam tentang Hijab. Jangan menyesal kelak di hari Kiamat, bila Anda

tidak mau membaca dan mentaati nasihat ini...

1. Azab buat perempuan yang membuka rambut kepalanya selain suaminya adalah : Rambutnya akan digantung dengan api neraka sehingga mendidih otaknya dan ini terjadi sampai berapa lama ia di dunia semasa hidupnya belum menutup rambut kepalanya.

2. Perempuan yang suka berpakaian seksi dan menonjolkan dadanya adalah : "Digantung dengan rantai api neraka di mana dada dan pusatnya diikat dengan api neraka serta betis dan pahanya diberikan panggangan seperti manusia memanggang kambing di dunia dan api neraka ini sangat memedihkan perempuan ini."

3. Azab buat perempuan yang suka menjadi penggoda dan berusaha menggairahkan pria lain dengan tubuhnya yang aduhai adalah "PEREMPUAN INI MUKANYA AKAN MENGHITAM DAN MEMAKAN ISI PERUTNYA SENDIRI."

(Hadits diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim)

{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا }

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahriim: 8)

Ayah berpesan kepadaku :

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa.

Laki-laki sejati buka
nlah dilihat dari bagaimana dia dihormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada di balik itu.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yang memuja, tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan.

Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca.

DIA WANITAMU


Kadangkala sosoknya sangat mulia sampai-sampai dia tak perduli dengan luka yang kau berikan untuknya di kala sosoknya tak anggun tapi percayalah dia mampu menghangatkan jiwamu...

Hari kemarin itu,
DIA SELALU MENANGIS saat kau memupukkan duka di sela harinya, bukan dia cengeng dan sok manja di depanmu tapi itulah batas kemampuannya..

DIA SELALU SEDIH saat kau bertingkah acuh tak acuh padanya, bukan dia kekanak-kanakan tapi batinnya sering merasa dianaktirikan...

DIA SELALU KECEWA saat kau bertingkah kasar dan angkuh padanya, bukan dia tak mampu untuk mengkasarimu hanya saja pribadinya sudah menyatu dengan hatinya untuk jangan menertawaimu...

DIA SELALU MERASA ASING untukmu saat kau bertingkah sehari penuh tak mengabarinya, bukan dia tak mandiri tapi dia sudah terbiasa lalui harinya denganmu...

DIA, WANITAMU, yang mampu terus memaafkanmu meski pengkhianatanmu berulang kali terjadi...

DIA WANITAMU, yang terus saja menunggumu yang selalu gelisah di siang hari dan susah tidur di malam hari hanya untuk menunggu kabar darimu...

DIA WANITAMU, yang terus memengang janjimu meski beberapa janji yang dibuatnya kau ingkari lagi,lagi dan lagi...

DIA WANITAMU, yang kan membelamu saat mereka berkata "dia tak cocok untukmu" dan dia kan menjawab "insyAllah dia kan jadi halal dan terbaik untukku dan untuknya".

DIA WANITAMU, yang kan terus menyemangatimu, saat kau sadar keadaan merusak hidupmu dan kau sejenak sadar, dia yang menghargaimu, mencintaimu, menyayangimu, dan akan memberikanmu keluarga yang utuh... Dia wanitamu, sadarilah itu. Tuhan memberimu berjuta macam bahagia saat kau sadar untuk bisa meletakkan waktu berhargamu untuknya dan saat kau sadar betapa berharganya dia untuk kau tak sia-siakan.

DAN UMAR PUN MENANGIS

Pernahkah anda membaca dalam riwayat akan Umar bin Khatab menangis? Umar bin Khatab terkenal gagah perkasa sehingga disegani lawan maupun kawan. Bahkan konon, dalam satu riwayat, Nabi menyebutkan kalau Syaitan pun amat segan dengan Umar sehingga kalau Umar lewat di suatu jalan, maka Syeitan pun menghindar lewat jalan yang lain.

Terlepas dari kebenaran riwayat terakhir ini, yang jelas keperkasaan Umar sudah menjadi buah bibir di kalangan umat Islam. Karena itu kalau Umar sampai menangis tentulah itu menjadi peristiwa yang menakjubkan.

Mengapa "singa padang pasir" ini sampai menangis? Umar pernah meminta izin menemui rasulullah. Ia mendapatkan beliau sedang berbaring di atas tikar yang sangat kasar. Sebagian tubuh beliau berada di atas tanah. Beliau hanya berbantal pelepah kurma yang keras. Aku ucapkan salam kepadanya dan duduk di dekatnya. Aku tidak sanggup menahan tangisku.

Rasul yang mulia bertanya, "mengapa engkau menangis ya Umar?" Umar menjawab, "bagaimana aku tidak menangis. Tikar ini telah menimbulkan bekas pada tubuh engkau, padahal Engkau ini Nabi Allah dan kekasih-Nya. Kekayaanmu hanya yang aku lihat sekarang ini. Sedangkan Kisra dan kaisar duduk di singgasana emas berbantalkan sutera".

Nabi berkata, "mereka telah menyegerakan kesenangannya sekarang juga; sebuah kesenangan yang akan cepat berakhir. Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia seperti orang yang bepergian pada musim panas. Ia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian berangkat dan meninggalkannya."

Indah nian perumpamaan Nabi akan hubungan beliau dengan dunia ini. Dunia ini hanyalah tempat pemberhentian sementara; tempat berteduh sejenak, untuk kemudian kita meneruskan perjalanan yang sesungguhnya.

Ketika anda pergi ke Belanda, biasanya pesawat akan transit di Singapura. Atau anda pulang dari Saudi Arabia, biasanya pesawat mampir sejenak di Abu Dhabi. Anggap saja tempat transit itu, yaitu Singapura dan Abu Dhabi merupakan dunia ini. Apakah ketika transit anda akan habiskan segala perbekalan anda? Apakah anda akan selamanya tinggal di tempat transit itu?

Ketika anda sibuk shopping ternyata pesawat telah memanggil anda untuk segera meneruskan perjalanan anda.

Ketika sedang terlena dan sibuk dengan dunia ini, tiba-tiba Allah memanggil anda pulang kembali ke sisi-Nya. Perbekalan anda sudah habis, tangan anda penuh dengan bungkusan dosa anda, lalu apa yang akan anda bawa nanti di padang Mahsyar.

Sisakan kesenangan anda di dunia ini untuk bekal anda di akhirat.

Dalam tujuh hari seminggu, mengapa tak anda tahan segala nafsu, rasa lapar dan rasa haus paling tidak dua hari dalam seminggu. Lakukan ibadah puasa Senin-Kamis. Dalam dua puluh empat jam sehari, mengapa tak anda sisakan waktu barang satu-dua jam untuk sholat dan membaca Al-Qur'an. 8 jam waktu tidur, mengapa tidak kita curi 15 menit saja untuk sholat tahajud.

"Celupkan tanganmu ke dalam lautan," saran Nabi ketika ada sahabat yang bertanya tentang perbedaan dunia dan akhirat, "air yang ada di jarimu itulah dunia, sedangkan sisanya adalah akhirat". (sen)

... Bersiaplah, untuk menyelam di "lautan akhirat". Siapa tahu Allah sebentar lagi akan memanggil kita, bila saat panggilan itu tiba, jangankan untuk beribadah, menangis pun kita tak akan punya waktu lagi ...

SubhanAllah ... !

"JIKA AKU SUDAH MENIKAH NANTI" (Harapan Setiap Wanita Muslimah)

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dan mengikuti apa yang Rasulullah SAW Sabda dan Teladankan.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa hormat, taat serta patuh kepada suami.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa minta izin kepada suami jika hendak bepergian.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa mengghargai dan menerima pemberian suami serta tidak akan banyak menuntut.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa menjaga kehormatan diri ketika suami tak ada di rumah.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa menjaga kehormatan dan harta suami.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa berusaha menyenangkan dan menghibur hati suami disaat suami sedang ada masalah.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa melayani suami dengan baik dalam hal kehidupan sehari-hari dan kebutuhan batin.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa menjadi penyejuk dalam rumah tangga bagi suami dan anak-anakku.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang tak segan-segan menasehati jika suami melakukan hal tak baik.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang lebih betah di rumah dari pada di luaran untuk hal-hal yang tak ada gunanya.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang selalu bisa memperhatikan apa yang disuka dan yang tak disuka suami.

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang selalu menjauhkan diri dari kumpulan orang-orang yang suka gisip (ghibah).

✔ Aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa menjadi pengayom dan penuh kasih sayang dalam merawat serta mendidik anak-anakku

✔ Dan aku ingin menjadi seorang isteri yang senantiasa lebih mementingkan meningkatkan ibadah dari pada digunakan untuk hal-hal yang tak begitu penting.

► Mudah-mudahan aku dan kita semua bisa mempraktekkannya dengan penuh ketulusan. (sen)